Jemaah Indonesia yang pergi umroh atau naik haji ke tanah suci tentu
sudah tidak asing dengan susu unta. Tak sedikit yang tertarik untuk
mengonsumsi susu hewan padang pasir ini karena susu ini diklaim memiliki
banyak khasiat.
Susu unta antara lain diketahui memiliki kadar
kolesterol lebih rendah dibandingkan susu sapi. Selain itu, kandungan
protein, vitamin C dan zat besinya juga lebih tinggi. Selain itu susu
unta dinilai lebih lezat.
Kepopuleran susu unta ternyata tidak
hanya di negara Timur Tengah. Di Amerika Serikat, kini juga sedang
dikembangkan beberapa peternakan unta untuk diambil susunya. Populasi
unta di negeri tersebut bahkan sudah mencapai 5.000 ekor.
Khasiat lain susu unta adalah diklaim membantu perkembangan anak dengan autisme. Namun, studi ilmiah belum membuktikannya.
"Memang
belum ada studi ilmiah, sehingga kami juga tidak berani mengklaim.
Tetapi saya hanya mendengarnya dari orang-orang yang sudah mencobanya.
Susu unta disebutkan memiliki manfaat antiperadangan yang baik untuk
otak," kata Walid Abdul-Wahab, perwakilan pemilik peternakan unta di
California.
Frank King, pemilik 23 ekor unta di Aheville, AS,
mengatakan susu unta Arab (dromedaries) lebih terasa lezat karena
memiliki rasa asin dan berkrim. Sementara susu unta dari Mongolia
umumnya lebih hambar.
No comments:
Post a Comment