Sakit tenggorokan sejatinya merupakan infeksi bakteri yang
menyebabkan rasa tidak nyaman di tenggorokan. Beberapa gejalanya bahkan
menyerupai flu seperti demam dan nyeri di tenggorokan.
Menurut University of Maryland Medical Center (UMMC), sakit
tenggorokan kebanyakan terjadi pada anak-anak usia 5-15 tahun, namun
juga dapat menjangkiti orang dewasa. Gejalanya bisa terjadi selama lima
hari karena paparan dari bakteri.
Dokter umumnya meresepkan antibiotik untuk melawan penyakit ini.
Meski begitu, sakit tenggorokan juga bisa diredakan dengan istirahat dan
makan makanan yang tepat. Apa saja itu?
1. Minuman dingin
Minuman dingin seperti air atau
jus membantu meredakan nyeri karena memberikan hidrasi pada
tenggorokan. Minum cukup air juga dapat menjaga perlumasan pada
tenggorokan yang mempermudah menelan.
2. Cairan hangat
Penelitian dari UMMC
menunjukkan, cairan hangat juga dapat meringankan gejala sakit
tenggorokan. Dalam penelitian itu, peneliti menyebutkan teh lemon atau
madu sebagai pilihan yang terbaik. Namun pilihan lainnya yang bisa
diminum yaitu cokelat hangat atau susu hangat.
Sup hangat yang terdiri dari sayuran, daging ayam, dan kacang juga
dapat bermanfaat. Sayuran mengandung antioksidan yang memperbaiki fungsi
sistem imun yang kuat, daging ayam dan kacang mengandung protein yang
memperbaiki jaringan dan kekuatan fisik.
3. Pati lembut
Makanan yang kaya pati yang
memberikan glukosa, sumber utama energi. Saat sakit, tenggorokan perlu
makanan yang lembut, sehingga sangat cocok untuk memilih nasi lembut,
pasta, atau kentang tumbuk.
4. Protein lembut
Protein merupakan zat gizi yang
penting untuk pemulihan jaringan yang sakit. Namun untuk sakit
tenggorokan, sebaiknya yang dipilih adalah sumber protein yang mudah
dicerna, bukan yang pedas, tinggi lemak atau garing. Maka sumber protein
yang berasal dari telur, yogurt rendah, atau keju lunak bisa menjadi
pilihan yang baik.

No comments:
Post a Comment