Friday, January 31, 2014

Peneliti Menduga Konsumsi Alkohol Bisa Bikin Kanker Kulit

Jakarta, Ilmuwan percaya terlalu banyak mengonsumsi alkohol dapat mengakibatkan munculnya serangkaian reaksi dalam tubuh yang membuat kulit rentan terkena kanker. Hal ini dikemukakan tim peneliti asal Italia baru-baru ini.

Bagaimana bisa? Menurut peneliti, sesaat setelah masuk ke dalam tubuh, ethanol dalam alkohol akan segera diubah menjadi acetaldehyde dan senyawa inilah yang membuat kulit jadi lebih sensitif terhadap sinar ultraviolet (UV) yang berbahaya.

Temuan mereka ini didasarkan pada review terhadap 16 studi berbeda yang melibatkan ribuan partisipan yang mengonsumsi alkohol lebih dari satu gelas dalam sehari meningkatkan risiko kanker kulit hingga seperlima.

Risiko ini proporsional dengan asupan alkoholnya, jadi bagi mereka yang mengonsumsi 50 gram ethanol dalam sehari (setara dengan beberapa jenis bir beralkohol tinggi) berisiko 55 persen lebih tinggi untuk terserang jenis kanker kulit paling mematikan yaitu melanoma, dibandingkan dengan peminum biasa atau orang-orang yang tak suka minum alkohol.

"Setahu kami paparan radiasi UV dapat mengubah imunokompetensi tubuh orang yang mengonsumsi alkohol. Imunokompetensi adalah kemampuan tubuh untuk memproduksi respons imun normal," terang salah satu peneliti Dr Eva Negri dari University of Milan seperti dilansir BBC, Jumat (31/1/2014).

Perubahan ini, lanjut Dr Negri, yang nantinya akan mengarah pada kerusakan sel yang lebih besar dan pada akhirnya menyebabkan terbentuknya kanker kulit.

"Studi ini tujuannya untuk mengetahui seberapa besar risiko melanoma yang diperoleh seseorang terkait dengan asupan alkohol mereka. Dengan begitu orang-orang dapat mengantisipasi hal itu," imbuhnya.